6 HAL DI UMUR 20-AN KAMU MULAI HARUS TEGA SAMA DIRI SENDIRI Part 2

6 HAL DI UMUR 20-AN KAMU MULAI HARUS TEGA SAMA DIRI SENDIRI Part 2

Bila anda tidak mewaspadai hal-hal tak tersangka semacam ini, dan sibuk bersenang-senang menghabiskan gaji sejak mula bulan, anda sendiri yang bakal kelabakan. Tidak seluruh orang bisa beranggapan cepat menggali solusi. Karenanya, mempersiapkan diri guna hal-hal semacam ini telah menjadi satu penyelesaian sendiri.

4. Menikmati masa kini memang penting, sebab kita tak tahu hingga kapan hidup di dunia. Namun sebagai insan kita mesti merancang masa depan

6 HAL DI UMUR 20-AN KAMU MULAI HARUS TEGA SAMA DIRI SENDIRI Part 2
6 HAL DI UMUR 20-AN KAMU MULAI HARUS TEGA SAMA DIRI SENDIRI Part 2

“Tapi bila kamu mati kelak gimana? Terlalu irit, nggak sempat senang-senang.”

Memang benar bahwa anda nggak pernah tahu berapa masa-masa yang anda punya di dunia. Karena itu, tidak sedikit yang berpikir bahwa yang belum terdapat tak butuh dipikirkan, karena yang sangat penting ialah kehidupan sekarang. Menikmati dan menjalani masa kini memang penting. Namun kita pun harus merangkai rencana mengenai masa depan. Dipersiapkan dengan detil saja masih tidak jarang melenceng dari harapan, lagipula bila anda menghadapi masa mendatang tanpa persiapan? Bersenang-senang boleh saja, tetapi ada batasnya. Menikmati hasil jerih payah sendiri, tak butuh sampai melupakan bahwa di kehidupan mendapatng, dapat jadi jalan lebih terjal.

5. Hidup melulu satu kali, apa yang sudah hilang tak dapat kembali. Jangan sampai anda menyesal di lantas hari, melulu karena sibuk menuruti nafsu diri

Pagiku hilang telah melayang
Hari mudaku telah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku telah tinggi

Kamu yang merasakan masa SD di era 90an, tentu nggak asing dengan sepenggal puisi berjudul Menyesal yang menjadi latihan wajib dalam kitab cetak Bahasa Indonesia itu. Maknanya jelas butuh direnungkan, tak sekadar dijadikan kenang-kenangan masa kecil yang bahagia. Justru sebab hidup melulu satu kali, selayaknya anda pergunakan sebaik-baiknya. Sebab masing-masing detik yang telah kita lewati, masing-masing rupiah yang anda hambur-hamburkan, nggak akan dapat kembali lagi.

6. Memiliki hasrat dan kemauan akan sesuatu tersebut naluri. Namun anda harus dapat membedakan mana yang mesti dituruti, dan mana yang mesti dalam kendali

Ingin baju baru, hendak sepatu yang sedang hits, hendak ponsel merk teranyar yang dapat menaikkan level gengsi, hendak makan enak dan bebas jalan-jalan ke luar negeri. Menginginkan tidak sedikit hal ialah sifat alamiah manusia. Bukan melulu kamu seorang, seluruh orang memilikinya. menurut Agen Sbobet Casino Terpercaya Dan Terbesar 2018  Hanya saja, terdapat yang merasa butuh menuruti semuanya, dan ada pun yang merasa mesti menyeleksi, mana yang mesti dituruti, dan mana yang tak perlu. Dengan teknik inilah, kita dapat membedakan antara kemauan dan kebutuhan. Karena tanpa pengendalian diri, seluruh keinginan dapat menjadi kebutuhan, padahal kegunaannya tidak signifikan.

Membiasakan hidup simpel dan memaksa diri guna mengabaikan sejumlah keinginan bukan sekadar guna penghematan. Tapi pun untuk belajar mengendalikan diri. Karena bila dituruti, kemauan manusia bisa tidak sedikit sekali. Diri sendiri yang mesti pandai-pandai menyiasati. Jangan sampai anda menjadi laksana sosok Aku dalam puisi Menyesal yang menyadari bahwa menyesal tua tidak berguna, melulu menambah luka sukma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *